Workshop on “LCA Research in Indonesia”, Puspiptek, Serpong, 24-25 November 2015

 

Summary

Kajian literature menunjukkan bahwa penelitian dan penerapan Life Cycle Assessment (LCA) di Indonesia baru dalam tahap awal perkembangan, tapi mulai menunjukkan tanda peningkatan dalam 5 tahun terakhir. Sistem produk yang diteliti sangat bervariasi diantaranya meliputi minyak sawit, biodiesel, bioethanol, kompos, bensin, mini hydro power, gula, kopi, kacang-kacangan, ikan, udang, sapi, semen, kuningan, aluminium, gedung, hingga sepeda motor. Dalam rangka untuk bisa secara lebih sistematis mengidentifikasi pelaku dan ragam penelitian LCA di Indonesia, ILCAN bekerjasama dengan Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan-KLHK, Pusat Penelitian Kimia-LIPI, Universitas Pelita Harapan, dan PT Sucofindo berencana menyelenggarakan workshop “Penelitian Life Cycle Assessment di perguruan tinggi/lembaga riset/pemerintah/swasta di Indonesia”. Workshop akan diselenggarakan di Gedung Graha Widya Bakti, Puspiptek, Tangerang Selatan, pada tanggal 24-25 November 2015.

Pembicara kunci dalam workshop ini adalah Prof. Dr. Shabbir H. Gheewala dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Bangkok, Thailand. Kepakarannya dalam bidang LCA menjadikan beliau sebagai satu-satunya subject-editor dari kawasan Asia pada jurnal terkemuka The International Journal of LCA (Springer). Dalam workshop ini Prof. Gheewala akan menceritakan pengalaman Thailand dalam hal penelitian LCA, pengembangan national LC-inventory, dan penerapan LCA di industri dan pemerintahan. Pengalaman Thailand ini diharapkan  dapat menjadi pelajaran berharga bagi kemajuan penelitian dan penerapan LCA di Indonesia, dimana jumlah publikasi ilmiahnya dibidang LCA relatif masih rendah dibanding negara ASEAN lain (gambar dibawah diolah dari Web of Sciences, Thomson Reuters, Februari 2015).

LCA_article_asean2

Pembicara kunci kedua adalah Dr. Cécile Bessou (CIRAD, Perennial Crops Research Unit, Montpellier, France). Beliau adalah anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Working Group on Greenhouse Gas Emissions, yang mengembangkan PalmGHG (kalkulator penghitung emisi gas rumah kaca untuk minyak sawit). Dr. Bessou akan berbicara tentang aplikasi dari metoda ini terhadap 9 perusahaan sawit anggota RSPO di Indonesia dan Malaysia (http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0959652613008627).

Workshop ini tidak membatasi ruang lingkup dan jenis produk dari kajian LCA yang akan dipresentasikan. Dengan cara ini diharapkan jenis produk, pilihan metoda, LC-inventory (database lokal atau  internasional), dan software yang digunakan dalam penelitian LCA di Indonesia dapat teridentifikasi dengan lebih spesifik. Pembicara yang diundang dalam workshop ini adalah pelaku LCA dalam network ILCAN atau yang publikasinya teridentifikasi di Web of Sciences, Scopus, atau Google Schoolar. Sebagai tanda kesediaan ikut serta dalam workshop, calon pembicara dimohon untuk menyampaikan judul tentative presentasinya. Kami berharap, extended abstrak (<500 kata) bisa diterima pada akhir September 2015. Makalah yang dipresentasikan akan dimuat dalam sebuah prosiding ber-ISBN.

ILCAN adalah sebuah perkumpulan, network pelaku LCA di Indonesia yang didirikan pada 17 Desember 2014 oleh beberapa dosen perguruan tinggi dan peneliti dari lembaga riset. ILCAN bertujuan menjadi network LCA ditingkat nasional yang berfungsi mempromosikan penerapan LCA di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan cara berbagi informasi terkait kegiatan seputar LCA dan meningkatkan kapasitas pelaku LCA di kalangan akademisi, swasta, dan pemerintah dengan menyelenggarakan workshop, seminar, dan pelatihan.

Karena organisasi ini bersifat terbuka, kami menerima informasi terkait aktivitas LCA di lembaga lain untuk ditayangkan lewat website ILCAN. Keterangan lebih lanjut mengenai organisasi ini dapat dilihat di link http://www.ilcan.or.id/. Website ini rencananya akan dilengkapi dengan informasi tentang aktivitas LCA di Indonesia (pelatihan, workshop, seminar), metodologi LCA, serta link terkait LCA ditingkat nasional, regional, dan global. Bapak/Ibu yang ingin bergabung dengan ILCAN dapat mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran JOIN ILCAN TODAY atau secara online di http://www.ilcan.or.id/membership/ dan membayar iuran anggota untuk 1 tahun sebesar Rp. 200.000,- (untuk individu) atau Rp. 1000.000,- (untuk organisasi). Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank BCA atas nama Jessica Hanafi nomor rekening 4900343073. Mohon kirimkan formulir yang telah diisi dan bukti pembayaran ke secretariat@ilcan.or.id dan jessica.hanafi@gmail.com.

Jumlah peserta pembicara direncanakan maksimum 20 orang. Tidak ada biaya pendaftaran bagi pembicara, dan panitia menyediakan akomodasi untuk 2 malam di wisma tamu Puspiptek. Jumlah peserta bukan-pembicara direncanakan maksimum 130 orang. Tidak ada biaya pendaftaran untuk menghadiri workshop, tapi peserta bukan-pembicara (diluar tamu undangan) diminta untuk terlebih dahulu mendaftar menjadi anggota ILCAN dengan cara seperti tersebut diatas.

Untuk mendapatkan undangan, peserta workshop diminta untuk mengisi formulir pre-registrasi workshop. Sebagai catatan, wisma tamu Puspiptek bisa disewa untuk umum.  Untuk kelancaran acara, panitia menyediakan shuttle-bus yang menghubungkan wisma tamu Puspiptek dengan tempat workshop (Gedung Graha Widya Bakti) di pagi dan sore hari. Kota mandiri Bumi Serpong Damai dengan banyak pilihan hotel berjarak sekitar 10 km dari kawasan puspiptek. Mari bersama memajukan penerapan LCA di Indonesia.

 

 

 

Informasi lanjut :

Jesica Hanafi, Ph.D

+628111331199

secretariat@ilcan.or.id

jessica.hanafi@gmail.com

http://www.ilcan.or.id/

 

 

 

Tentang Kami
Indonesia Green Product merupakan wadah untuk berbagi informasi bagi Konsumen dan Produsen yang memperhatikan aspek lingkungan dari produk yang dikonsumsi atau diproduksi.
Lokasi

Rumah Kecapi
Jl. Lengkong Gudang Timur III
Serpong, Tangerang Selatan
Indonesia

Email : info@indonesiagreenproduct.com

Statistik
Flag Counter