Produk Ramah Lingkungan

Tri Hendro A. Utomo

 

Pernyataan diri atau swadeklarasi (self declare) untuk produk seperti ramah lingkungan (environmentally friendly), tidak mencemari (non-polluting), aman terhadap lingkungan (environmentally safe),   bersahabat dengan bumi (earth friendly), sahabat alam (nature’s friend), hijau (green) dan bersahabat dengan ozon (ozone friendly) tidak boleh digunakan. Hal tersebut dikarenakan pernyataan/klaim tersebut tidak spesifik atau tidak jelas atau mengesankan secara luas bahwa produk tersebut bermanfaat bagi lingkungan atau tidak berbahaya bagi lingkungan.

Hal tersebut merupakan salah satu persyaratan aplikasi untuk semua klaim lingkungan swadeklarasi yang terdapat dalam SNI ISO 14021:2017. SNI ISO 14021:2017 Label lingkungan dan deklarasi – Klaim lingkungan swadeklarasi (pelabelan lingkungan Tipe II) yang merupakan adopsi identik dari ISO 14021:2016 Environmental labels and declarations — Self-declared environmental claims (Type II environmental labelling). Klaim lingkungan adalah pernyataan, simbol atau gambar yang menunjukkan aspek lingkungan dari suatu produk, komponen atau kemasan, sedangkan klaim lingkungan swadeklarasi adalah klaim lingkungan yang dibuat oleh produsen, importir, distributor, pengecer atau pihak lain yang mungkin memperoleh manfaat dari klaim tersebut, tanpa sertifikasi pihak ketiga independen.

Standar ini diterbitkan karena perkembangan klaim lingkungan swadeklarasi yang ada saat ini membutuhkan suatu model pelabelan lingkungan untuk mengharmonisasikan penggunaan klaim lingkungan swadeklarasi. Dimana saat dikembangkan pelabelan tersebut sebaiknya mempertimbangkan berbagai aspek yang relevan sepanjang daur hidupnya.

“SNI ISO 14021:2017. SNI ISO 14021:2017 Label lingkungan dan deklarasi – Klaim lingkungan swadeklarasi (pelabelan lingkungan Tipe II) memberikan pedoman bagi produsen, importir, distributor dan pengecer untuk membuat klaim lingkungan produk yang kredible dan dapat dihandalkan”

Selain itu klaim lingkungan swadeklarasi adalah untuk mendorong produsen, importir, distributor, pengecer atau siapapun yang akan mendapatkan manfaat dari klaim tersebut untuk melakukan klaim sehingga meningkatkan permintaan dan penawaran produk yang menimbulkan gangguan lebih kecil terhadap lingkungan. Sehingga dapat menumbuh-kembangkan potensi mekanisme pasar untuk perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Klaim tersebut merupakan sarana komunikasi informasi yang dapat diverifikasi dan akurat serta tidak menyesatkan.

Sebagai sarana komunikasi klaim lingkungan produk dapat berupa pernyataan, simbol atau gambar pada produk atau kemasan, atau literatur produk, buletin teknis, iklan, publikasi, pemasaran jarak jauh (telemarketing) termasuk media digital atau media elektronik seperti internet.

Standar ini sangat bermanfaat dan membantu untuk pembuat klaim karena standar ini juga berisikan contoh terhadap klaim yang umum digunakan seperti klaim : dapat dibuat kompos (compostable), dapat terurai (degradable), dirancang untuk dapat dibongkar (designed for disassembly), perpanjangan usia produk (extended life product), energi yang dipulihkan (recovered energy), dapat didaur ulang (recyclable), kandungan hasil daur ulang (recycled content), bahan sebelum digunakan konsumen (pre-consumer material), bahan setelah digunakan konsumen (post-consumer material), bahan yang didaur ulang (recycled material), bahan yang dipulihkan [reclaimed] (recovered [reclaimed] material), pengurangan konsumsi energy (reduced energy consumption), pengurangan pemakaian sumber daya (reduced resource use), pengurangan konsumsi air (reduced water consumption), dapat digunakan kembali (reusable), dapat diisi ulang (refillable), dan pengurangan limbah (waste reduction).

Contoh klaim yang umum digunakan tersebut diatas juga dilengkapi dengan penggunaan istilah yaitu penjelasan atau interpretasi dan batasan penggunaan. Sebagai contoh klaim dapat terurai, penggunaan istilah tersebut terkait dengan sifat dari suatu produk atau kemasan, yang berkenaan dengan kondisi khusus, memungkinkan produk atau kemasan tersebut terurai sampai tingkat tertentu pada rentang waktu tertentu. Selain penjelasan mengenai penggunaan istilah juga dilengkapi dengan kriteria dan metodologi evaluasi klaim.

Produsen, importir, distributor dan pengecer dapat menggunakan swadeklarasi ini untuk menaikkan nilai jual produknya. Sebab dengan melakukan swadeklarasi lingkungan maka suatu produk akan mempunyai nilai lebih dari produk sejenisnya. Kemudian bagaimana membuat klaim lingkungan swadeklarasi. Berikut tahapan yang dapat digunakan untuk membuat klaim lingkungan swadeklarasi:

  1. Tetapkan produk (barang atau jasa) yang akan dibuat klaim lingkungannya termasuk kategori produknya;
  2. Perhatikan daur hidup dari produk tersebut diantaranya pada tahap manufaktur dan distribusi, penggunaan produk dan pemulihan produk serta pembungan produk. Sebagai contoh pada saat manufaktur klaim lingkungan yang bisa dibuat diantaranya: material atau bahan baku yang digunakan mempunyai kandungan hasil daur ulang (recycle content):, proses pembuatan menggunakan energy yang dipulihkan (recovered energy), dan produk yang dihasilkan dapat didaur ulang (recyclable);
  3. Kemudian tetapkan intepretasi, kualifikasi dan metodologi evaluasi yang digunakan untuk mengevaluasi dari klaim yang dibuat pada butir dua di atas;
  4. Tetapkan format komunikasi yang akan dibuat dibuat untuk menginformasikan klaim lingkungan. Apakah dalam format pernyataan, gambar atau simbol. Pilihlah format yang komunikatif sehingga dapat dengan mudah dimengerti oleh pembeli.
  5. Dalam melakukan butir ke empat di atas perlu juga dipertimbangkan media untuk meletakkan klaim, apakah pada produk atau kemasan, bagaimana jika dletakkan pada literatur produk, buletin teknis, iklan, publikasi, pemasaran jarak jauh (telemarketing) termasuk media digital atau media elektronik seperti internet;

Gampang bukan untuk membuat klaim lingkungan, ayo gunakan klaim lingkungan swadeklarasi untuk menaikkan nilau jual produk dan menjaga kualitas lingkungan dengan membuat klaim lingkungan swadeklarasi yang bertanggungjawab.

 

 

Serpong 25 Desember 2017

info lebih lanjut:

info@indonesiagreenproduct.com

indonesiagreenproduct@gmail.com

Tentang Kami
Indonesia Green Product merupakan wadah untuk berbagi informasi bagi Konsumen dan Produsen yang memperhatikan aspek lingkungan dari produk yang dikonsumsi atau diproduksi.
Lokasi

Rumah Kecapi
Jl. Lengkong Gudang Timur III
Serpong, Tangerang Selatan
Indonesia

Email : info@indonesiagreenproduct.com

Statistik
Flag Counter